FC Barcelona Resmi Pecat Ronald Koeman

Klub raksasa La Liga, FC Barcelona telah mengumumkan bahwa mereka secara resmi memberhentikan Ronald Koeman dari jabatannya sebagai pelatih kepala. Pernyataan ini dirilis oleh Blaugrana pada Kamis (28/10) atau tepatnya setelah Memphis Depay cs menelan kekalahan atas Rayo Vallecano.

PASANG TARUHAN BOLA DI W88

Seperti diketahui, Barcelona melawat ke markas Rayo Vallecano, Campo de Futbol de Vallecas pada Kamis (28/10) dini hari WIB. Pada laga tersebut, anak asuh Ronald Koeman menelan kekalahan tipis 1-0. Gol semata wayang yang tercipta pada laga itu dicetak oleh Radamel Falcao.

Kekalahan ini merupakan kekalahan kedua secara beruntun bagi Barcelona di ajang La Liga. Sebelumnya, Blaugrana takluk di tangan rival mereka, Real Madrid dengan skor 1-2 di Camp Nou. Secara keseluruhan, kekalahan atas Rayo Vallecano merupakan yang ketiga bagi Barcelona di ajang La Liga musim 2021/22 ini. Mereka baru meraih empat kemenangan dari 10 pertandingan yang telah dilakoni.

Performa inkonsisten FC Barcelona ini juga turut membuat mereka tidak lagi diunggulkan di beberapa rumah taruhan, salah satunya ialah W88. Saat ini Real Madrid lah yang paling dijagokan untuk meraih trofi La Liga musim 2021/22.

Pemecatan Ronald Koeman

Pengumuman pemecatan Ronald Koeman dirilis secara resmi melalui website resmi klub asal Catalan tersebut. Mereka menuliskan bahwa presiden klub, Joan Laporta sendiri yang menginformasikan pemecatan itu langsung kepada sang pelatih tepat setelah laga melawan Rayo Vallecano.

“FC Barcelona telah memutuskan untuk memberhentikan Ronald Koeman dari tugasnya sebagai pelatih utama. Presiden klub, Joan Laporta lah yang memberitahunya secara langsung mengenai keputusan tersebut setelah laga melawan Rayo Vallecano. Ronald Koeman akan mengucapkan bertemu dengan para pemain di Ciutat Esportiva pada hari Kamis untuk mengucapkan salam perpisahan.”

“FC Barcelona mengucapkan terima kasih atas pengabdian yang telah ia berikan dan mendoakan agar meraih sukses dalam karirnya di masa depan.”

Rumor mengenai pemecatan eks pelatih tim nasional Belanda tersebut sebenarnya sudah muncul sejak sekitar dua bulan lalu. Performa inkonsisten Barcelona menjadi salah satu penyebab banyaknya desakan dari para fans agar klub memecat pelatih berusia 58 tahun tersebut.

Koeman pertama kali ditunjuk untuk menangani FC Barcelona pada Agustus 2020 lalu. Ia menggantikan Quique Setien yang dipecat karena gagal membawa Blaugrana meraih prestasi. Di musim perdananya, Koeman sempat mengalami kesulitan namun ia sukses mempersembahkan gelar Copa del Rey 2020/21.

Di musim 2021/22 ini, performa Memphis Depay cs justru kian mengkhawatirkan. Mereka kesulitan untuk bersaing di papan atas klasemen La Liga dan sudah menelan dua kekalahan dari tiga laga di Liga Champions.

Selama kurang lebih satu setengah musim menangani Barcelona, Ronald Koeman sudah mencatatkan 67 pertandingan di semua kompetisi. Dari total pertandingan tersebut ia mampu mengantarkan Blaugrana meraih 40 kemenangan, 11 kali imbang, dan 16 kekalahan.

Kandidat Pelatih Baru FC Barcelona

Ada sejumlah nama yang ramai diberitakan bakal menjadi manajer baru FC Barcelona. Salah satunya adalah mantan gelandang mereka, Xavi Hernandez. Saat pria berusia 41 tahun tersebut masih berstatus sebagai pelatih klub asal Qatar, Al Sadd.

Pakar transfer Eropa, Fabrizio Romano mengklaim bahwa Xavi sudah sepakat untuk menangani Barcelona. Ia sudah berbincang dengan Joan Laporta untuk menjabarkan proyek yang akan ia usung di Camp Nou. Menurut Romano, Laporta cukup puas dengan misi yang akan diemban Xavi sehingga kesepakatan verbal pun telah terjalin.

Namun, saat ini Xavi masih terikat kontrak dengan Al Sadd sehingga ia tidak bisa mendarat di Camp Nou dalam waktu dekat. Kedua belah pihak harus mengurus pemutusan kontrak Xavi dari klub raksasa Qatar tersebut. Sembari menunggu proses tersebut selesai, Barcelona telah menunjuk pelatih Barcelona B, Sergi Barjuan sebagai manajer interim.

Prestasi Xavi selama menukangi Al Sadd tergolong cukup mentereng. Sejak ditunjuk menjadi pelatih utama pada Juli 2019 lalu, ia sudah melakoni 89 pertandingan di semua kompetisi. Dari total pertandingan tersebut,ia sukses mencatatkan 61 kemenangan, 12 imbang, dan hanya 16 kali menelan kekalahan. Rata-rata poin yang diraih skuat asuhan Xavi pun cukup tinggi yakni 2,19 poin per pertandingan.

Tidak hanya itu, Xavi Hernandez juga berhasil mempersembahkan tujuh trofi juara bersama Al Sadd. Terbaru, mereka meraih gelar juara Emir Cup 2021 setelah menaklukan Al Rayyan pada 22 Oktober lalu. Bahkan, di liga utama Qatar musim ini, Al Sadd sukses menyapu bersih tujuh laga dengan kemenangan.

Apabila Xavi datang untuk menggantikan Ronald Koeman di Barcelona, besar kemungkinan Blaugrana akan kembali disegani. Sebab, Xavi juga membawa gaya bermain tiki-taka, pola permainan yang dulu sangat akrab dengan Barcelona.

Check Also

Peringatan Louis van Gaal untuk Frenkie de Jong

Pelatih tim nasional Belanda, Louis van Gaal, meminta para pemainnya untuk bermain dengan optimal dan …